Hidup ini berjalan secara singkat, walaupun sebenarnya kita sudah hidup lama sekali, namun rasanya baru kemarin kita mengenal dunia ini. Rasanya baru 1 minggu lalu saya melewati masa-masa dimana kami semua berjaya, dimana kami bersenang-senang, dimana kami masih bisa tertawa dengan kerasnya, dimana kami masih bertingkah melanggar aturan , dan lain-lain.
Perjalanan hidup ini sangatlah cepat, mungkin kita tidak sadar bahwa umur kita sudah tua, mungkin juga ada salah satu dari kita yang tidak sempat merasakan masa tua, atau pun mudanya. Ada yang meninggal, entah itu mati karena tindakannya, ataupun sudah waktunya ia tak hidup disini.
Kadang kita juga berpikir hidup ini tak adil. Ada orang yang bisa tertawa ketika kita sedang menangis, ada juga orang yang bisa berfoya-foya pada saat kita kelaparan. Apakah kita ini sebenarnya sudah tahu arti dari adil itu sendiri? Padahal kita juga tidak melihat diri kita sendiri, kita terlahir sempurna, apakah diluar sana semua orang terlahir sempurna? Kita memiliki orang tua yang berkecukupan, apakah semua orang hidup seperti kita? Sebenarnya kita itu tidak tahu arti adil yang sebenarnya, karena pikiran itu terjadi karena kita tidak pernah merasa puas dengan apa yang kita miliki.
Kadang kita tidak sadar juga bahwa kita terkadang berani membentak orang tua kita sendiri, marah kepadanya, menggerutu kepadanya. Namun tanpa kedua orang tua kita itu kita tak bisa hidup disini, kita tak akan bisa merasakan angin yang bertiup, melihat burung yang terbang, mendengarkan suara air yang tenang, dan sebagainya. Orang tua kita sangat lah penting dalam hidup kita, Ibu mengandung kita selama 9 bulan 10 hari, merawat kita, menjaga kita dengan penuh kasih sayangnya, dan kadang merasakan kesakitan, dan Ayah kita menjaga agar Ibu kita tidak terjadi apa-apa setiap saat. Kita tak memikirkan jeri payah mereka. Kita seperti tak punya rasa malu, tak sadar bahwa kita ini sebenarnya butuh mereka.
Kadang kita juga terlupa. Dikala kita sedih kita memiliki teman yang sangat baik menghibur kita, dengan sabarnya ia membuat kita senang, agar terlupa dari kesedihan itu. Namun apakah kita ingat, ketika kita sedang bahagia, apakah kita mau berbagi kebahagian itu kepada teman kita? Apakah kita ingat pada teman kita disaat kita senang? Padahal ia selalu mau dibagi kesedihan dan kesusahan kita. Kadang kita merasa ingin marah padanya, padahal sebenarnya ia lebih marah dibandingkan kita, namun ia selalu menutupinya.
Dan juga pada kekasih kita, pada saat bahagia kita memujinya, memanjakannya, tapi ketika ada masalah kita mencacimakinya, menghina, menjelek-jelekan. Sampai-sampai kita lupa pada masa-masa yang dimana kita bahagia bersamanya.
Sebelum perjalanan hidup ini terhenti, lebih baik kita meminta maaf kepada orang tua, teman dan mungkin orang-orang yang telah kita buat kecewa. Meminta maaf lah dahulu, sayangilah mereka, buat ia bahagia. Sebelum hidup ini terhenti atau sebelum mereka meninggalkan mu selamanya.
Ucapkanlah terima kasih kepada orang tuamu, meminta maaflah kepada orang tuamu, manjakan mereka selayaknya mereka memanjakanmu, menyayangimu, mengasihimu, merawatmu dan menjagamu.
Minta maaflah kepada temanmu, yang mau meluangkan waktu untukmu tapi kita tak membalasnya dengan membuatnya senang. Ucapkan terima kasih kepadanya atas kesabarannya untuk mendengarkan ceritamu.
Lebih baik ucapkan itu sekarang dari pada belum terlaksana ternyata salah satu dari kita atau orang tua, atau temanmu sudah tak bisa bertemu lagi, karena kita tidak tahu kapan kita akan menghilang dari dunia ini.
Untuk orang tuaku aku terima kasih sebesar-besarnya atas kesabarannya dan kemauanya untuk mendidiku, mendukungku, merawatku, dan menyayangiku sampai sebesar ini, maaf ayah tercinta aku tak bisa ucapkan ini sebelum engkau pergi meninggalkan kami disini,maaf dikala aku pernah membantah, mau pun menjelek-jelekan, I promise will do the best for you dad and mom :)
Buat temen-temen sekalian maaf bila aku punya salah pada kalian semua, karena kita tidak ada yang sempurna pasti kita memiliki kesalahan, dan terima kasih buat yang selama ini mendukungku.
Thanks for you all.
Kamis, 29 Juli 2010
Perjalanan hidup!
Diposting oleh Wahyu di 10.20
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar